Skip to main content

Posts

Stranger Things: The Game for Android

Awal mula saya tertarik bermain gim Stranger Things tidak lain karena saya mengikuti tv series keluaran Netflix tersebut. TV series Stranger Things sejauh ini baru mencapai season 2, season 3 baru release bulan Juli 2019. Nah gim yang saya mainkan ini mencakup Stranger Things season 1 dan 2, karena sudah ada karakter Max juga. Sekilas info, tv series Stranger Things berkisah tentang seorang anak bernama Will Bryers yang tersesat di Upside Down. Upside Down berada di dimensi lain yang merupakan salinannya Hawkins tapi dalam bentuk yang mencekam. Pintu Upside Down ini tidak sengaja dibuka oleh Eleven, seorang anak perempuan yang memiliki kemampuan psikokinetik. Lalu Mike dan kawan-kawan berusaha mencari Will dengan bantuan Eleven. Gim Stranger Things keluaran BonusXP, Inc. ini tidak terlalu berat, size-nya cuma sekitar 90 MB. Saya memainkan gim ini di ponsel dengan RAM 3 GB dan memori 24 GB, lancar jaya kok. Gim action adventure ini memiliki gambar yang khas gaya pixel art , jad...

Kedai Kopi Tarik Ungaran

Berlokasi di Jl. Kartini No. 230 B, Sembungan, Ungaran, Kedai Kopi Tarik memanfaatkan rumah hunian sebagai area usaha. Kedai ini memang tidak tampak seperti kedai kopi pada umumnya. Saya yang sering melewati lokasi tersebut pun tidak notice ada kedai kopi di situ. Apalagi lokasi kedai tersebut di tikungan dan tidak menyediakan area parkir, ya karena memang jarak halaman dan jalan raya itu mepet sekali. Tapi kalian bisa parkir di seberang, ada cukup area yang tidak membuat kendaraan memenuhi badan jalan. Dok. pribadi Saya tahu lokasi Kedai Kopi Tarik Ungaran justru dari teman saya. Waktu itu saya ke kedai tersebut sekitar jam 19:00 saat weekday , suasana lumayan lengang. Di bagian halaman ada area semacam bar gitulah, area khusus untuk meracik kopi. Beberapa peralatan juga digantung di sisi-sisi bar. Ketika bartender membuat kopi tarik jadi semacam atraksi saja sih. Kursi-kursi untuk pelanggan berada di halaman dan juga di dalam rumah. Saya memilih kursi di bagian teras dan b...

Review Kdrama Memories of the Alhambra

Memories of the Alhambra drama korea tentang VR game Sejujurnya drama Korea Memories of the Alhambra (MOA) promosinya sudah sering saya lihat wara-wiri di Youtube, Instagram lah. Awalnya saya kira murni drama percintaan. Kalau dibaca dari judulnya saya berasumsi ini tentang memori di masa lalu atau apalah (Biasa sok tahu banget), ternyata jauh guys. Waktu tahu Park Chanyeol main di sini juga, saya tertarik dong. Maklum Chanyeol ini salah satu  role model  saya guys, orangnya gigih dan suka senyum soalnya (Apaan dah).  Saya pun memutuskan mencari info ini drama tentang apa sih. Simak review saya berikut ini. Judul : Memories of the  Alhambra Genre : Fiksi ilmiah, thriller Jumlah episode : 16 Jaringan penyiar : tvN, streaming Netflix Asia Jadi MOA ini drama tentang gim VR ( virtual reality ), wah sudah pasti bakal seru (Jadi alasan nonton sudah bukan karena Chanyeol lagi. Hehe...). Gim VR memberikan pengalaman kepada pemain menyerupai dunia nyata dengan...

Buku yang Saya Baca Akhir Tahun 2018 part 2

Selamat tahun baru 2019 guys! Maafkan saya baru bisa menepati janji memposting ulasan saya di tahun 2019. Ini dia part 2 buku yang saya baca akhir tahun. Silakan disimak. Things About Him 06 Desember 2018 pukul 17:19 baru saja selesai membaca Things About Him. Penulis : Nara Lahmusi Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Halaman : 248 Tahun terbit : 2018 Things About Him ini tidak hanya menceritakan kisah cinta anak SMA, tapi ada juga hubungan antar keluarga. Thing About Him dibungkus dengan cara yang berbeda sehingga tidak mainstream. Ada masa lalu, ada misteri, ada masa kini. Saya suka cara penulis menyajikan alur maju mundur. Sementara itu berbicara tentang tokoh, saya suka dengan tokoh Cinta yang mandiri (Duh kalau ada tokoh yang namanya Cinta bawaannya pengin nyanyi Ada Apa Dengan Cinta). Things About Him © Tadi saya bilang ada misterinya kan, nah saya sudah bisa nebak misterinya di tengah-tengah karena di awal bab s...

Buku yang Saya Baca Akhir Tahun 2018 part 1

Tidak terasa sudah di penghujung tahun 2018. Saya mau merangkum buku apa saja yang saya baca beberapa bulan terakhir ini, antara bulan Agustus hingga Desember. Saat ini saya masih berusaha membaca buku-buku yang saya timbun tahun ini (jadi ketahuan tukang timbun buku). Ulasan kali ini akan saya bagi menjadi dua bagian agar tidak terlalu panjang. Silakan disimak barangkali bisa digunakan untuk referensi bacaan. Namun ingat bahwa review ini murni pendapat saya pribadi, bukan patokan mutlak buku itu bagus atau tidak. Pendapat itu tidak ada yang salah atau benar, dan ini kadang tentang selera. Selera saya dan selera Anda bisa berbeda. Halo Tifa 20 Agustus 2018 pukul 01:05 baru saja selesai membaca Halo Tifa. Penulis : Ayu Welirang Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Halaman: 256 Tahun terbit: 2016 Halo Tifa ini sudah menjadi incaran sejak saya baca preview-nya di web Gramedia Writing Project (GWP). Saya cari di toko buku tapi sudah tidak ada, cuma waktu itu kok tidak kepiki...

Buku yang Saya Baca April 2018

Gagal deh rutin membaca setiap bulan. Saya telah melewatkan bulan Maret, tapi ya sudahlah saya harus move on . Mari membahas buku-buku yang saya baca di bulan April. Twinwar 23 Maret - 11 April 2018 pukul 21:50 baru saja selesai membaca Twinwar Tadi saya sempat bilang bulan Maret saya tidak baca buku, sebenarnya baca sih tapi selesainya April. Progress baca saya memang lamban, 2 minggu lebih baru selesai karena banyak berhentinya. Ok, sudah basa-basinya, jadi Twinwar adalah novel yang ditulis oleh Dwipatra, juara 1 Gramedia Writing Project batch 3 yang digelar pada tahun 2017. Dari judulnya sudah menggambarkan kalau novel ini mengisahkan pertengkaran antara saudara kembar. Kenapa pertengkaran itu bisa terjadi? Baca sendiri kalau penasaran. Novel ini tergolong teenlit, jadi konfliknya khas anak remaja. Twinwar © Sebelumnya saya sudah pernah baca beberapa bab di situs gwp.co.id dan langsung suka dengan konflik cerita tersebut. Akhirnya bisa baca secara utuh. To...

Perpustakaan Kecil di Angkutan

Di suatu sore itu habis turun hujan, sekitar jam 17:00 saya naik angkutan seperti biasa. Namun, ada yang tidak biasa dengan angkutan yang saya naiki. Di bagian belakang angkutan terdapat deretan buku dan air mineral gratis. Cukup takjub dengan angkutan tersebut karena sejak dulu menggunakan jasa angkutan sampai sekarang belum pernah menemui angkutan serupa. Hal tersebut membuat saya tersentuh, sambil mencari nafkah supir angkutan tersebut menyebarkan budaya membaca di masyarakat. Dokumentasi pribadi Di depan deretan buku tersebut ada tulisan 'timbang ngalamun moco buku lur, nek ngelak ngombeo, gratis', yang artinya 'daripada melamun baca buku saudara, kalau haus minum saja, gratis'. Buku yang diletakkan di rak tersebut memang masih sedikit, sekitar sepuluh mungkin. Namun, bagi saya ajakan untuk membaca itulah yang patut diapresiasi. Saat saya naik angkutan turut juga seorang anak dan ada beberapa ibu-ibu juga. Anak tersebut nampak tertarik membaca buku...