Ini ada apa sih pada ngomongin Happy Girl? Itulah yang terlintas di benak saya waktu berselancar di Twitter atau baca grup Whatsapp. Langsung klik URL yang dibagi sama teman deh. Oh ternyata Storial lagi mengadakan lomba menulis Teenlit yang temanya Happy Girl. (Yang mau tahu info lebih lanjut tentang lomba menulis Storial bisa klik di sini ) Sejujurnya setelah baca aturannya saya mikir keras seharian, cuma untuk menemukan ide yang pas. Disebutkan juga selain tema Happy Girl, novel tersebut juga harus mengandung moral value yang mencerdaskan generasi muda. Jadi tidak melulu cinta cintaan. Novel Teenlit memang ringan, tapi bagi saya ini tantangan besar. Pertama, novel ini harus diselesaikan selama sebulan. Seingat saya, saya belum pernah nulis novel sampai tamat hanya dalam waktu sebulan. Ditambah lagi saya acak-acak draft di laptop dan tidak ada tema yang nyangkut. Otomatis saya harus nulis dari awal, bikin premis, menentukan opening-closing, landmark, subplot, terus dirangkai ...
menulis, membaca, merasakan