Skip to main content

Posts

Review TV Series Cross Fire

Apa sih yang menarik dari Cross Fire? Seusai menonton serial Bad Genius, saya mencari secara acak serial televisi lainnya. Lalu, saya menemukan Cross Fire dengan premis yang menurut saya menarik. Cross Fire terbilang memiliki jumlah episode yang banyak dalam satu musim, yaitu 36 episode, dengan durasi per episode sekitar 45 - 60 menit. Serial televisi ini release tahun 2020 dan bisa ditonton di WeTV ataupun Iflix. Kalian bisa menontonnya secara gratis, tapi tentu saja ada iklannya. Jika ingin menonton tanpa gangguan iklan, kalian bisa berlangganan OTT tersebut. Sumber: Drama Wiki Cross Fire merupakan serial televisi China yang bertema e-sport. Dan, ini pertama kalinya saya menonton serial televisi bertema e-sport. Serial televisi tersebut diadaptasi dari game dengan judul yang sama. Cross Fire menceritakan dua gamer yang saling bertemu di permainan, tapi mereka berada di tahun yang berbeda; Xiao Feng (diperankan oleh Luhan) adalah ketua tim 1Coin dan Lu Xiao Bei (diperankan oleh Leo...

Review Novel Credit Roll of the Fool (Hyouka 2)

Penulis: Yonezawa Honobu Penerbit: Haru Media Tahun terbit: 2018 Jumlah halaman: 260 Blurb Oreki Hotaro lagi-lagi terseret oleh rasa ingin tahu Chitanda Eru. Melawan keinginannya, kali ini Hotaro harus menebak penyelesaian skenario naskah film misteri kelas 2-F yang akan ditayangkan saat Festival Kanya nanti. Seorang siswa terjebak dalam kamar tertutup bangunan terbengkalai, mati setelah tangannya terpotong. Namun, siapa yang membunuh? Bagaimana caranya? Film itu selesai begitu saja tanpa penjelasan. Hotaro-lah yang bertugas menebak siapa dan bagaimana trik pembunuhan itu dilakukan. Namun, hanya itukah masalahnya? Atau ada sesuatu yang lebih besar dari sekadar menyelesaikan skenario film? *** Ini dia ulasan buku kedua Hyoka yang berjudul Credit Roll of the Fool. Baru saya baca bulan April ini dan syukurlah selesai tanpa penundaan-penundaan. Ngomong-ngomong, dua hari lalu saya baru saja beli buku ketiganya, the Kudryavka Sequence. Tunggu ulasan selanjutnya ya....

Hero Coffee di Kota Lama Semarang

Alamat: Jl. Kepodang No.33, Purwodinatan, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah 50137 Di Kota Lama Semarang memang banyak tersebar kedai kopi, sampai-sampai saya ingin menjelajahi semuanya. Saya tahu Hero Coffee saat mengikuti festival literasi Patjar Merah tahun lalu. Kebetulan gedung untuk acara tersebut bersebelahan dengan Hero Coffee. Dalam hati saya berencana untuk mampir. Yah, tapi baru kesampaian akhir-akhir ini. Bagian Depan Hero Coffee © Ketika memasuki Hero Coffee, interior café tersebut langsung mencuri perhatian saya. Dinding Hero Coffee mempertahankan dinding lama yang catnya tampak mengelupas, tapi justru seninya di situ. Beberapa dekorasi retro pun tertempel di dinding. Area dalam sangat luas dan langit-langitnya tinggi. Konsep dapur di Hero Coffee ini opened kitchen dan berada di ruang pertama. Setelah ruang pertama ini ada area outdoor lagi (selain area outdoor di depan café). Lalu masuk lagi masih ada sitting area , toilet dan musala. M...

Review Drama Mandarin The Big Boss season 2

Sebelumnya saya sudah menulis ulasan The Big Boss season 1 di sini, silakan baca dulu. Sebelum membahas season 2 (16 episode), saya jelaskan sedikit gambaran tentang drama mandarin The Big Boss. The Big Boss ini diangkat dari manhua dengan judul Ban Zhang Da Ren karya Chen Lan. The Big Boss berkisah tentang kehidupan SMA seorang remaja perempuan bernama Ye Mu Xi ( nickname : Yezi). Ia memiliki musuh bebuyutan bernama Liao Dan Yi, seorang remaja laki-laki yang pintar dan dingin. Sifat Dan Yi sangat bertolak belakang dengan Yezi. Selama 9 tahun belajar Yezi selalu sekelas dengan Dan Yi. Selama itu pula Dan Yi selalu menjadi ketua kelas yang sering mengatur Yezi, karena Yezi pemalas dan nilainya jelek. Saat SMA Yezi pikir ia akan terbebas dari Dan Yi, ternyata ia salah. Dan Yi masuk ke sekolah yang sama dengannya. Lebih parahnya mereka sekelas lagi. Semestinya Dan Yi berada di kelas 1, tapi gara-gara sakit ia tidak hadir di ujian penentuan kelas. Alhasil ia berada di kelas 10, kelas ...

Fiksi: Plot Driven vs Character Driven

Sebelumnya, ketika menulis cerita fiksi saya tidak terlalu memerhatikan mau menggunakan  plot driven atau character driven . Biasanya lebih fokus ke genre, tokoh, alur, dan POV. Tanpa saya sadari, saya lebih banyak berkutat di plot driven . Lalu, saat kelas menulis skenario Ernest Prakasa, plot driven dan character driven sedikit disinggung. Semenjak itu jadi cari tahu lebih tentang plot driven dan character driven . Apakah itu plot driven dan character driven ? Apa perbedaan dari keduanya? Simak penjelasan saya berikut. ©️ Plot Driven Cerita fiksi yang ditulis menggunakan plot driven umumnya fokus terhadap kejadian eksternal yang akan mendorong cerita terus bergerak. Tujuan dari cerita juga akan lebih eksternal, karena plot driven fokus pada pengembangan situasi. Ciri-ciri cerita plot driven biasanya terdapat plot twist , ada aksi, dan konflik eksternal. Pada umumnya tokoh di cerita plot driven  dipaksa untuk mengambil tindakan cepat. Tindakan tokoh ters...

Situs Gramedia Writing Project Bertransformasi

Di artikel sebelumnya saya sempat membahas writing platform di Indonesia, salah satunya GWP ( klik di sini ). Namun di saat itu tampilan GWP masih lawas, sekarang GWP telah bertransformasi dengan tampilan yang lebih fresh . Alamat situs yang semula gwp.co.id pun berganti menjadi gwp.id. Sebelum membahas perbedaan GWP dulu dan sekarang, kenalan sebentar yuk dengan GWP. Apa sih GWP itu? Gramedia Writing Project alias GWP adalah platform menulis yang dinaungi oleh Gramedia. Siapa pun yang menulis di GWP memiliki kesempatan diterbitkan karyanya dalam bentuk digital ataupun cetak oleh penerbit yang tergabung dalam Gramedia. Penerbit tersebut adalah Gramedia, Elexmedia, Grasindo, BIP, KPG, dan M&C. Satu lagi ada Rekata (bukan penerbit). Sejauh pengetahuan saya, Rekata itu yang memproduksi short movie Tak Ada yang Gila di Kota Ini. Dengan banyaknya penerbit yang bergabung, maka peluang penulis agar tulisannya dilirik penerbit tentu besar ya. Apa bedanya GWP yang dulu dan sekarang?...

Review Novel Metropop: False Beat

Penulis: Vie Asano Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Tahun terbit: 2018 Jumlah halaman: 296 Blurb "Lo tinggal pilih aja mau yang mana. Pertama, lo diam dengan kesadaran lo sendiri. Kedua, gue yang bikin lo diam. Kalau perlu, gue bakalan cium lo di sini, sampai lo kehabisan napas dan pingsan." Gara-gara terlilit utang dengan om-nya, Aya harus rela menjadi manajer Keanu & the Squad. Sebenarnya pekerjaan itu tak seburuk yang dia bayangkan andai saja bukan Keanu yang harus dihadapinya. Vokalis sekaligus pentolan band itu mungkin punya banyak fans. Dan harus dicatat, Keanu tuh memiliki wajah ganteng, bibir yang kissable , penampilan trendi, dan suara yang bagus banget. Namun, Keanu punya segudang kelakuan ajaib yang membuat Aya tak bisa berkutik, juga membuat jadwal roadshow band itu berantakan. Aya pun mencari cara agar dapat mengendalikan Keanu karena itu satu-satunya cara agar roadshow berjalan lancar. Baru saja merasa menemukan jawaban, Aya malah terjerumus d...