Skip to main content

Review Novel Metropop: False Beat

Penulis: Vie Asano
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit: 2018
Jumlah halaman: 296

Blurb
"Lo tinggal pilih aja mau yang mana. Pertama, lo diam dengan kesadaran lo sendiri. Kedua, gue yang bikin lo diam. Kalau perlu, gue bakalan cium lo di sini, sampai lo kehabisan napas dan pingsan."

Gara-gara terlilit utang dengan om-nya, Aya harus rela menjadi manajer Keanu & the Squad. Sebenarnya pekerjaan itu tak seburuk yang dia bayangkan andai saja bukan Keanu yang harus dihadapinya. Vokalis sekaligus pentolan band itu mungkin punya banyak fans. Dan harus dicatat, Keanu tuh memiliki wajah ganteng, bibir yang kissable, penampilan trendi, dan suara yang bagus banget. Namun, Keanu punya segudang kelakuan ajaib yang membuat Aya tak bisa berkutik, juga membuat jadwal roadshow band itu berantakan.

Aya pun mencari cara agar dapat mengendalikan Keanu karena itu satu-satunya cara agar roadshow berjalan lancar. Baru saja merasa menemukan jawaban, Aya malah terjerumus dalam masalah baru: mengetahui rahasia besar yang disimpan Keanu rapat-rapat dan membuatnya terperangkap dalam drama tak berujung.
***
Ebook novel False Beat di aplikasi iPusnas. False Beat ditulis oleh Vie Asano.
Ebook False Beat di aplikasi iPusnas ©

False Beat adalah ebook pertama yang selesai saya baca. Bangga. Hahaha... Soalnya saya kurang betah kalau baca ebook dari ponsel (Maklum belum punya tablet). Bahkan kali ini saya terbilang cepat membaca novel ini saking serunya. For your information, saya membaca novel False Beat di aplikasi iPusnas. Di iPusnas banyak sekali ebook gratis dan yang pasti legal. Jangan sampai ya kalian membaca ebook ilegal yang sering dijual melalui web atau media sosial lainnya. Ebook ilegal itu biasanya dijual murah, misalnya 10.000 dapat tiga; terus bisa di-share begitu saja biasanya dalam bentuk pdf. Kalau mau membaca ebook legal bisa beli di Gramedia Digital atau yang mau baca gratis ya di iPusnas.


Lanjut membahas novel False Beat, saya suka dengan bab awal novel ini, karena langsung menampilkan permasalahan. Dengan begitu pembaca dibuat penasaran dengan apa yang akan terjadi dengan tokoh selanjutnya. Alur cerita dan pembagian bab juga menarik. Jadi cerita ini dibagi menjadi intro, verse, prechorus, chorus, bridge, dan outro; seperti bagian yang ada di dalam lagu. Alur cerita yang naik turun memberikan sensasi campur aduk, ada seru, ada sedih, ada bahagia. Dan, terkejut, karena plot twist-nya itu lho. Walaupun sudah mencium hal-hal yang disembunyikan, saya justru berpikiran kebalikannya lho. Terkecoh.

Penulis tentu telah melakukan riset yang mendalam, terbukti tokoh-tokoh dalam False Beat ini memiliki karakter yang kuat dan tidak dangkal. Misalnya, tokoh Keanu sebagai penyanyi digambarkan dengan baik melalui adegan-adegan ketika menciptakan lagu, menyanyi, tampil di panggung. Itu semua sampai ke pembaca, jadi pembaca percaya kalau Keanu adalah penyanyi, bukan tokoh yang seolah-olah digambarkan sebagai penyanyi. Tentu tidak mudah dalam menggambarkan tokoh yang mahir menyanyi dan bermain musik dalam bentuk tulisan. Di dalam kata pengantar penulis juga menyampaikan, jika pembaca ingin lebih mendapat gambaran tentang Keanu & the Squad bisa melihat penampilan band One OK Rock.

Tokoh favorit saya dalam novel ini tentu saja Kevin. Kenapa tidak Aya atau Keanu? Kalian akan mendapat jawabannya ketika membaca novel False Beat. Namun, kalau membicarakan tokoh mana yang paling menonjol, ya menurut saya Keanu. Auranya itu lho bisa sampai ke pembaca. Tapi Kevin juga memiliki karakter yang menarik. Dan saya sebagai pembaca sangat bersimpati dengan karakter Kevin.

Saya bersyukur ending cerita ini adalah close ending. Sebab, setelah semua masalah yang dialami para tokoh, rasanya terlalu kejam jika dibuat akhir yang mengambang. Overall, saya sangat menikmati membaca novel False Beat. Sedikit jadi paham tentang manajemen band, karena ada beberapa catatan kaki untuk istilah-istilah yang asing di telinga awam.

Kepingan puzzle nggak bakal pernah membentuk gambar kalau kita nggak berusaha menyusunnya.

Comments

Popular posts from this blog

Review Novel 24 Jam Bersama Gaspar

Penulis : Sabda Armandio Penerbit : Buku Mojok Halaman : 228 Tahun terbit : 2017 Blurb   Tiga lelaki. Tiga perempuan. Dan satu motor berencana merampok toko emas. Semua karena sebuah kotak hitam. “Ringan dan menyenangkan. Ia menghadirkan individu-individu yang sepintas tampak sepele namun sesungguhnya kaya dan mengayakan; mengandung kesadaran sekaligus kritik atas konvensi cerita detektif. Dialog tokoh-tokohnya tampak berbobot, mengena, dengan alusi yang mengarah ke semesta dunia.” (Dewan Juri Sayembara Novel, Dewan Kesenian Jakarta 2016)  Novel 24 Jam Bersama Gaspar © Setelah sekian lama memasukkan 24 Jam Bersama Gaspar dalam wishlist , akhirnya buku ini berada di tangan saya dan selesai saya baca bulan Maret lalu. Mengingat saya menyukai Kamu (Cerita yang Tidak Perlu Dipercaya), makanya saya memburu karya lain Sabda Armandio. Novel 24 Jam Bersama Gaspar mengisahkan tentang perjalanan Gaspar dan teman-temannya dalam merencanakan sebuah peramp...

Novellete, Novela, dan Novel

NOVELETTE, NOVELLA, DAN NOVEL Membicarakan mengenai karya sastra, novel merupakan salah satu yang menjadi favorit. Novel sendiri sebenarnya memiliki ‘saudara dekat’, yaitu novelette dan novella. Kebanyakan orang mungkin lebih mengenal novel daripada novelette dan novella. Sebenarnya di toko buku novelette dan novella dapat dengan mudah ditemukan. Namun, orang lebih suka menyebutnya sebagai novel mini. Apa sih perbedaan antara novelette, novella, dan novel? Perbedaan ke tiganya ada pada jumlah kata yang digunakan. Novelette Pada umumnya novelette lebih panjang dari cerita pendek dan lebih pendek dari novella. Karya sastra fiksi ini memiliki jumlah kata sebanyak 7500 – 17000 kata. Jumlah kata yang relatif sedikit ini menjadikan novelette cocok untuk dibaca sekali selesai. Salah satu contoh novelette adalah A Christmas Carol oleh Charles Dickens, The Doll and One Other oleh Algernon Blackwood. Novella Novella memiliki cerita yang lebih panjang dari novelette dan bia...

Review Buku Kosmos: Aneka Ragam Dunia (Sekuel Klasik Carl Sagan) Oleh Ann Druyan

Buku Kosmos: Aneka Ragam Dunia diterbitkan pertama kali tahun 2019 oleh National Geographic Partners, LLC. Kemudian versi Indonesia diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama pada tahun 2020. Buku ini adalah karya Carl Sagan dan Ann Druyan, peneliti yang pernah tergabung dalam proyek pesan antarbintang Voyager NASA pada tahun 1977. Blurb "Inilah kisah-kisah para penanya tanpa takut yang belum pernah disampaikan, yang pencariannya—bahkan kadang dengan biaya setinggi-tingginya—memberi kita gambaran alam semesta yang baru kita mulai kenali. Dalam buku yang memukau ini Druyan membayangkan masa depan penuh inspirasi yang kita masih bisa dapatkan di dunia ini—jika kita sadar pada waktunya untuk menggunakan sains dan teknologi canggih dengan kebijaksanaan. Siap-siap berlayar ke bintang-bintang!" Review Sejujurnya, saya jarang membaca buku non-fiksi, selain buku pelajaran. Namun saya langsung tertarik dengan buku ini setelah membaca blurbnya. Meskipun buku non-fiksi bertema sains, terny...