Skip to main content

Posts

Ulasan TV Series Netflix Wu Assassins Season 1

Akhirnya TV series yang saya tunggu-tunggu tayang juga di Netflix. Wu Assassins mulai tayang tanggal 8 Agustus 2019 dengan episode sebanyak 10. TV series ini bercerita tentang seorang koki di China Town San Fransisco bernama Kai Jin (Iko Uwais) yang ternyata adalah seorang Wu Assassin terakhir. Kai berusaha mengungkap misteri kuno dan mengalahkan para Wu (Wu dengan elemen api, air, tanah, logam, dan kayu) yang memiliki kekuatan supernatural. Saya sudah penasaran banget sejak banyak berita muncul tentang keterlibatan Iko Uwais di TV series Netflix. Wu Assassins sekaligus menjadi TV series pertama Iko.  Sejujurnya saat menonton trailer Wu Assassins saya banyak mengerutkan kening, terlalu khawatir akan seperti apa alur TV series ini. Namun saya tidak mau terburu-buru menyimpulkan, pokoknya harus tetap nonton Wu Assassins meskipun trailernya terasa cheesy (terutama efek visualnya).  Setelah nonton episode 1, rasanya campur aduk. Kesal dengan detail-detail kecil yang diaba...

Ulasan Chilling Adventure of Sabrina Season 1 Netflix

Setelah mengurungkan niat untuk nonton The Society, akhirnya saya memutuskan nonton Chilling Adventure of Sabrina saja. Mungkin nanti tetap coba nonton The Society. Chilling Adventure of Sabrina diadaptasi dari komik dengan judul serupa. Komik terbitan Archie Comics tersebut ditulis oleh Roberto Aguirre-Sacasa dan ilustrasi oleh Robert Hack. Chilling Adventure of Sabrina season 1 ini sebenarnya sudah tayang setahun yang lalu, sedangkan season 2 tayang tahun ini. Season 1 TV series ini berjumlah 11 episode dengan durasi rata-rata 50 – 60 menit. Chilling Adventure of Sabrina berkisah tentang seorang remaja setengah manusia setengah penyihir bernama Sabrina Spellman (diperankan oleh Kiernan Shipka). Ia mengalami dilema antara menjadi penyihir seutuhnya atau tetap tinggal di dunia manusia bersama teman-temannya. Sementara itu sebentar lagi usianya 16 tahun, tidak banyak waktu untuk berpikir. Saat itu ia harus mengikuti ritual agar bisa menjadi penyihir seutuhnya, lalu pergi ke Unseen A...

Mengenal Subgenre dalam Novel Part 2

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sub- (bentuk terikat) memiliki arti bawah, dekat, agak. Sementara itu, genre (Sas) memiliki arti sebagai jenis, tipe, atau kelompok sastra atas dasar bentuknya, ragam sastra. Untuk lebih mudah dipahami saya mengartikan subgenre sebagai turunan dari suatu genre. Subgenre dalam novel jika didata jumlahnya tentu sangat banyak. Salah satu contohnya sains fiksi saja memiliki subgenre seperti cyberpunk, steampunk, clockpunk, biopunk; belum genre lain juga memiliki subgenre. Kalian bisa membuka Goodreads dan dijamin akan menemukan berderet-deret genre dan subgenre novel. Oleh sebab itu untuk menyambung artikel sebelumnya tentang subgenre, maka saya membuat bagian keduanya. Baca juga mengenal subgenre dalam novel bagian pertama di sini . Nah mari simak penjelasan saya berikut ini. Bildungsroman atau Coming of Age Novel dengan subgenre bildungsroman atau coming of age menceritakan tentang perkembangan kehidupan tokoh dari ia remaja hingga b...

Ulasan Stranger Things season 3 TV Series Netflix

Salah Satu Season Stranger Things yang Paling Mendebarkan Stranger Things memang tidak pernah mengecewakan saya. TV Series Netflix ini jelas ditulis dengan baik. Jujur saja saya bingung mau menulis ulasan apa, soalnya terlalu speechless (tapi kata Princess Jasmine , all I know is I won't go speechless, speechless… *singing ). Stranger Things season 3 salah satu TV Series yang memang saya tunggu-tunggu, bahkan sejak season 2-nya tamat. Saat itu belum ada gambaran akan seperti apa season 3, cuma masih berspekulasi tentang demodog di dalam kulkas dan mind flyer yang keluar dari tubuh Will. Dan memang luar biasa alur season 3 tidak tertebak. Sedikit gambaran season 3 ini kisah percintaan para tokohnya mulai berkembang, ada pembukaan mall baru bernama Starcourt yang langsung menjadi pusat perhatian warga Hawkins, dan ada segerombolan tikus bersikap aneh, semuanya itu terjadi pada musim panas tahun 1985. Dan… sebuah musim panas bisa mengubah segalanya. Banyak hal yang berubah te...

Review Buku Kumcer The Humble Comma

Pukul 15:51 WIB tanggal 17 Juli 2019 baru saja selesai membaca The Humble Comma Penulis: Aci Baehaqie Penerbit: Bhuana Ilmu Populer Tahun terbit: 2019 Halaman: 283 Blurb Koma hadir sebagai jeda Jeda untuk bernapas Jeda untuk berpikir sejenak Koma selalu dibutuhkan manusia, walau kerap dilupakan Berbeda dengan titik Semua orang akan bertemu bila saatnya tiba Namun, tidak semua orang beruntung berjumpa dengan koma Tidak setiap orang diberi jeda dalam hidupnya Di tengah hiruk pikuk, koma memberikan sebuah arti Di tengah sibuk, koma mengembalikan arti kita sebagai manusia Cerita tentang pertemuan dengan sebuah jeda dan 12 cerita lain mengenai pahit dan manisnya hidup… *** The Humble Comma © Suka sekali dengan blurb The Humble Comma, setuju juga dengan kata-kata tersebut. Seringnya manusia terus berlari, lupa untuk berhenti dan mengambil napas. Nah kali ini simak ulasan saya tentang buku The Humble Comma. Buku The Humble Comma adalah kum...

Review Novel Gramedia Katarsis New Cover

Pukul 15:34 WIB tanggal 2 Juli 2019 baru saja selesai membaca Katarsis Penulis: Anastasia Aemilia Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama Tahun terbit: 2013 Halaman: 272 Genre/sub genre: Psychology thriller Blurb ka.tar.sis: n (Psi) cara pengobatan orang yang berpenyakit saraf dengan membiarkannya menuangkan segala isi hatinya dengan bebas; (Sas) kelegaan emosional setelah mengalami ketegangan dan pertikaian batin akibat suatu lakuan dramatis. Seluruh keluarganya tewas dalam pembunuhan sadis, sementara Tara ditemukan dalam kondisi mengenaskan di kotak perkakas kayu. Dengan bantuan Alfons, psikiaternya, polisi berusaha menemukan sang pembunuh lewat Tara yang mengalami trauma berat. Teka-teki pembunuhan ini makin membingungkan setelah muncul Ello, pria teman masa kecil Tara. Kematian demi kematian meninggalkan makin banyak tanda tanya. Apakah Tara sesungguhnya hanya korban atau dia menyembunyikan jejak masa lalu yang kelam? *** Saya sudah cukup lama tahu tentang nov...

Maxx Coffee: Coffee Shop Lokal yang Eksis

Kalian sudah tahu kan kalau Maxx Coffee itu coffee shop lokal? Jangan bilang belum. Maxx Coffee ini milik Lippo Grup guys. Bisnis kopi di Indonesia memang menjanjikan, maka Lippo Grup merambah ke bisnis ini. Maxx Coffee didirikan pada tahun 2015 dan sekarang sudah memiliki banyak gerai di seluruh Indonesia. Maxx Coffee di Semarang yang saya kunjungi kali ini di Duta Pertiwi Mall alias DP Mall. Setting area kurang lebih sama dengan coffee shop pada umumnya. Maxx Coffee di DP Mall ini baru saja mengalami renovasi mengikuti mall yang juga lagi tahap renovasi. Banyak hal yang berubah. Tadinya areanya lebih luas sebelum renovasi, tapi tidak mengurangi kenyamanan kok. Ada meja dengan colokan listrik juga, tapi terbatas. Untuk yang mau merokok disediakan area non AC, tepatnya di teras Maxx Coffee. Varian kopi yang disajikan di Maxx Coffee beragam dari kopi asli Indonesia hingga mancanegara. Kopi asal Indonesia ada Aceh Gayo, Kintamani, hingga Flores. Mantap kan. Saya suka nih sama co...