Skip to main content

Posts

Maxx Coffee: Coffee Shop Lokal yang Eksis

Kalian sudah tahu kan kalau Maxx Coffee itu coffee shop lokal? Jangan bilang belum. Maxx Coffee ini milik Lippo Grup guys. Bisnis kopi di Indonesia memang menjanjikan, maka Lippo Grup merambah ke bisnis ini. Maxx Coffee didirikan pada tahun 2015 dan sekarang sudah memiliki banyak gerai di seluruh Indonesia. Maxx Coffee di Semarang yang saya kunjungi kali ini di Duta Pertiwi Mall alias DP Mall. Setting area kurang lebih sama dengan coffee shop pada umumnya. Maxx Coffee di DP Mall ini baru saja mengalami renovasi mengikuti mall yang juga lagi tahap renovasi. Banyak hal yang berubah. Tadinya areanya lebih luas sebelum renovasi, tapi tidak mengurangi kenyamanan kok. Ada meja dengan colokan listrik juga, tapi terbatas. Untuk yang mau merokok disediakan area non AC, tepatnya di teras Maxx Coffee. Varian kopi yang disajikan di Maxx Coffee beragam dari kopi asli Indonesia hingga mancanegara. Kopi asal Indonesia ada Aceh Gayo, Kintamani, hingga Flores. Mantap kan. Saya suka nih sama co...

Cafe Joko Kopi di Kota Ungaran

Alamat: Jalan Gedongsongo No.9, Kelurahan Candirejo, Kec. Ungaran Barat, Kab. Semarang, Jawa Tengah 50512 Jam buka: 12:00 - 00.00 (Menurut google maps, tapi untuk lebih detail follow instagramnya. Mereka selalu update jam buka.) Saya sudah lama ingin nongkrong di cafe Joko Kopi ini, akhirnya kesampain. Padahal sih dekat sama rumah saya. Letak Joko Kopi ini bisa dibilang kurang strategis, karena bukan di pusat keramaian kota Ungaran. Tapi jangan salah pengunjungnya banyak. Sebagai patokan, Joko Kopi ini letaknya sekitaran Kampus Ngudi Waluyo, tapi masih masuk beberapa meter lagi dan dari jalan utama Joko Kopi ada di sebelah kanan. Area parkir Joko Kopi sangat luas, jadi yang bawa mobil tidak perlu khawatir. Hanya saja parkirnya bayar. Sementara itu area dalam juga luas yang terdiri dari dua lantai. Bagi yang merokok pun disediakan smoking area . Lalu ada juga tempat duduk outdoor . Kalau mau menyaksikan pemandangan gunung ungaran dan sawah lebih jelas pilihlah tempat duduk di...

Review Novel 13 Reasons Why (Kisah Tragis Hannah Baker)

Tanggal 14 Juni 2019, pukul 12:24 baru saja selesai membaca 13 Reasons Why Penulis: Jay Asher Penerbit: Spring Tahun terbit: 2018 Halaman: 324 Genre/sub genre: kata Jay Asher ini genre Suspense , sub genrenya saya rasa Young Adult atau Coming of Age (Kalau mau tahu genre Suspense apa klik di sini ) Blurb Kau tidak bisa menghentikan masa depan. Kau tidak bisa mundur ke masa lalu. Satu-satunya cara untuk mengetahui rahasia itu adalah menekan… Play. Clay Jensen pulang dari sekolah dan menemukan sebuah paket berisi setumpuk kaset. Namun ternyata pengirim kaset-kaset itu adalah Hannah Baker, teman sekolahnya yang bunuh diri dua minggu lalu. Dalam kaset-kaset itu, Hannah menjelaskan alasan-alasan kenapa dia bunuh diri dan siapa saja yang terlibat di dalamnya. Clay menjadi salah satunya. Hannah Baker sudah tiada. Seharusnya rahasia-rahasia gadis itu terkubur bersamanya. Namun, setelah mendengarkan isi kaset, Clay menjadi paham kenapa dia menjadi salah satu alasan H...

Film Rim of the World Rasa Stranger Things

Rim of the World adalah original movie dari Netflix. Film ini berkisah tentang sekelompok anak yang tertinggal di perkemahan pasca keadaan darurat (dalam hal ini invasi alien). Ketika itu pun sebuah kapsul yang membawa seorang astronot mendarat di perkemahan karena salah koordinat. Bersama dengan kapsul tersebut ada alien yang menumpang, maka dimulai lah aksi melarikan diri dari kejaran alien. Selain itu mereka juga dititipi kunci--oleh astronot sebelum dia mati--yang dipercaya mampu mengakhiri invasi alien. Premisnya cukup menarik kan, tapi eksekusinya itu lho. Benar-benar bikin ekspektasi saya runtuh seketika. ⚠ Spoiler Alert Tidak bermaksud membandingkan, tapi ketika saya menonton trailer Rim of the World yang terlintas di benak saya adalah Stranger Things. Bagian yang paling bernuansa Stranger Things ya aliennya. Kalau kalian sudah nonton Stranger Things pasti paham. Bentuk alien di Rim of the World nyaris sama, memiliki beberapa kaki seperti laba-laba dan juga dapat memb...

Review Novel Gramedia Seventeen Once Again

Baru saja selesai membaca Seventeen Once Again 17 Mei 2019 pukul 14:18 Penulis: Handi Namire Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama Jumlah halaman: 288 Tahun terbit: 2017 Genre/Sub-genre: Romance/Young Adult Blurb Raka membalas perasaan Briana. Ya, Raka, ketua OSIS yang digandrungi banyak siswi di sekolah. Raka yang juga pacar Tara, sahabat baiknya! Eh, bukankah itu artinya Briana merebut pacar sahabatnya sendiri? Ah, entahlah! Saat study tour , Raka berjanji akan membuat hubungan mereka jelas. Sayangnya, saat semua akan terjawab, Briana mengalami kecelakaan di India. Sejak kecelakaan itu Briana sulit mengingat hal-hal yang terjadi. Lebih menyebalkan lagi, Mama malag memindahkannya ke Bandung, jauh dari Raka; Tara; dan teman-teman dekatnya. Selain itu, di sekolah batunya Briana dihadapkan pada drama yang menyebalkan. Ben, ketua klub penyiaran, ngotot merekrut Briana jadi anggota! Di sisi lain, Alisha, cewek sok berkuasa, memintanya untuk menjauhi Ben. Seolah ...

Tantangan Menulis dari Storial

Sebulan lalu Storial baru saja mengadakan kompetisi menulis bertema #HappyGirl dengan date line sebulan. Tentu saja saya tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk ikut kompetisi tersebut. Dan… Saya berhasil menuntaskan tulisan saya. Yeah! Menyelesaikan tulisan yang saya buat dari nol hingga tamat dalam kurun waktu sebulan itu rekor baru saya. Malahan mungkin tidak sebulan penuh, karena ada hari di mana saya tidak menulis sama sekali. Rupanya berhasil menyelesaikan tantangan dari Storial sangat membahagiakan (Kenapa saya sebut tantangan, ya karena di luar kebiasaan saya menulis.), terlepas nanti akan menang atau tidak saya tetap bangga dengan apa yang telah saya kerjakan. Bicara mengenai tantangan, usai kompetisi menulis #HappyGirl Storial memberikan tantangan lainnya dong ( Thank you Storial). Kompetisi kali ini bertema #NulisSukaSuka yang berarti penulis bebas mau nulis novel genre dan tema apa saja. Saya menyambut dengan tangan terbuka tantangan kedua, apa lagi nulis suka-suka j...

Review dan Breakdown Film 27 Steps of May

Kalian harus nonton 27 Steps of May sebelum turun layar, jangan cuma nonton The Avengers: End Game dong. Pesan yang dibawakan oleh film ini deep banget dan penyajiannya berbeda sekali dari film-film pada umumnya. Film yang minim dialog, tapi setiap gerak-gerik memiliki arti. Ada juga hal-hal simbolis yang dimasukkan dalam film ini menjadikannya lebih sempurna. I can't stop saying that I really love this movie . Film berdurasi 1 jam 52 menit ini berkisah tentang seorang perempuan bernama May (diperankan oleh Raihaanun) yang mengalami trauma berat pasca pemerkosaan yang terjadi ketika dia berusia 14 tahun. Sementara itu Ayah May (Lukman Sardi) mengalami kesedihan mendalam, karena tidak bisa melindungi putrinya. Dia terus menyalahkan diri sendiri dan melampiaskan emosinya melalui tinju. Film 27 Steps of May sudah keliling di berbagai festival film di dunia dan menyabet tiga penghargaan, yaitu film terbaik Golden Hanoman Award, film panjang Asia terbaik NETPAC Asian Film Fest...