Skip to main content

Tantangan Menulis dari Storial

Sebulan lalu Storial baru saja mengadakan kompetisi menulis bertema #HappyGirl dengan date line sebulan. Tentu saja saya tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk ikut kompetisi tersebut. Dan… Saya berhasil menuntaskan tulisan saya. Yeah! Menyelesaikan tulisan yang saya buat dari nol hingga tamat dalam kurun waktu sebulan itu rekor baru saya. Malahan mungkin tidak sebulan penuh, karena ada hari di mana saya tidak menulis sama sekali.

Rupanya berhasil menyelesaikan tantangan dari Storial sangat membahagiakan (Kenapa saya sebut tantangan, ya karena di luar kebiasaan saya menulis.), terlepas nanti akan menang atau tidak saya tetap bangga dengan apa yang telah saya kerjakan.

Bicara mengenai tantangan, usai kompetisi menulis #HappyGirl Storial memberikan tantangan lainnya dong (Thank you Storial). Kompetisi kali ini bertema #NulisSukaSuka yang berarti penulis bebas mau nulis novel genre dan tema apa saja. Saya menyambut dengan tangan terbuka tantangan kedua, apa lagi nulis suka-suka jadi bisa memanfaatkan draft di laptop. Tinggal edit-edit alur dan periksa ada bolong logika atau tidak.

Kompetisi #NulisSukaSuka ini memiliki batasan kata minimal 25.000 kata, berbeda dengan #HappyGirl yang minimal 30.000. Berarti harusnya kompetisi ini lebih bisa ditaklukan dong ya. Mari lihat akhir bulan Mei nanti. Kalau kalian berminat mengikuti kompetisi menulis Storial bisa klik di sini.

Saya pribadi senang-senang saja ada tantangan nulis dalam waktu mepet gini, jadi lebih greget. Di balik waktu mepet itu sebenarnya kita juga dilatih untuk menulis secara rutin, berpikir cepat untuk menemukan ide, dan mengatur waktu. Kalau sudah ada stok naskah sih beda cerita, tapi jangan bikin santai-santai. Naskah yang sudah selesai juga perlu diedit agar lebih baik.

Cerita sedikit tentang pengalaman saya nulis #HappyGirl bulan April lalu. Itu benar-benar ngebut banget. Jadi saya baru bikin premis, landmark, outline pada tanggal 3 April 2019. Seharian itu benar-benar mikir mau nulis tentang apa, karena mindset saya itu selalu Young Adult yang ceritanya memang lebih berat daripada Teenlit. Akhirnya make it simple lah, saya mau nulis tentang seseorang yang memperjuangkan impiannya. Tema ini memang sudah banyak, tapi tidak pernah membosankan untuk ditulis.

Walaupun sudah bikin outline, menulis tidak selalu berjalan dengan lancar. Tanggal 21 April 2019 saya masih sampai bab 9. Lalu saya sadar kalau alur cerita #PaintYourHeart terlalu cepat, jadi di tengah-tengah nulis saya tambah sub plot baru dan narasi penjelas ditambahi. Awalnya memang narasi penjelas yang saya bikin kurang banget. Saya memang lebih mengandalkan dialog.

Dari tanggal 21 ke 30 April itu cuma 9 hari dan bab yang belum dibikin ada 17 bab, karena rencana awal mau nulis 26 bab tapi akhirnya jadi 25 bab saja. Tadinya antara yakin atau tidak 9 hari bisa selesai. Kalau dihitung-hitung setidaknya sehari harus bikin 1-2 bab belum juga self editing, apa lagi sekarang saya nulisnya tidak sengebut dulu. Alhasil target tersebut gagal dan yang tadinya sehari harus nulis 1-2 bab berubah jadi 2-3 bab perhari. Karena saya tidak mau menyerah jadi tetap saya bela-belain nulis hingga dini hari (Banyak hal jadi terabaikan seperti cucian dan waktu mandi bahkan urusan perut.). Makanya setelah berhasil selesai saya merasa senang dan lega, akhirnya tantangan pertama berhasil dituntaskan.

Kalau kalian mau baca tulisanku di Storial bisa lihat di sini ya. Jangan lupa tinggalkan komentar. Thank you.

Comments

Popular posts from this blog

Review Novel 24 Jam Bersama Gaspar

Penulis : Sabda Armandio Penerbit : Buku Mojok Halaman : 228 Tahun terbit : 2017 Blurb   Tiga lelaki. Tiga perempuan. Dan satu motor berencana merampok toko emas. Semua karena sebuah kotak hitam. “Ringan dan menyenangkan. Ia menghadirkan individu-individu yang sepintas tampak sepele namun sesungguhnya kaya dan mengayakan; mengandung kesadaran sekaligus kritik atas konvensi cerita detektif. Dialog tokoh-tokohnya tampak berbobot, mengena, dengan alusi yang mengarah ke semesta dunia.” (Dewan Juri Sayembara Novel, Dewan Kesenian Jakarta 2016)  Novel 24 Jam Bersama Gaspar © Setelah sekian lama memasukkan 24 Jam Bersama Gaspar dalam wishlist , akhirnya buku ini berada di tangan saya dan selesai saya baca bulan Maret lalu. Mengingat saya menyukai Kamu (Cerita yang Tidak Perlu Dipercaya), makanya saya memburu karya lain Sabda Armandio. Novel 24 Jam Bersama Gaspar mengisahkan tentang perjalanan Gaspar dan teman-temannya dalam merencanakan sebuah peramp...

Novellete, Novela, dan Novel

NOVELETTE, NOVELLA, DAN NOVEL Membicarakan mengenai karya sastra, novel merupakan salah satu yang menjadi favorit. Novel sendiri sebenarnya memiliki ‘saudara dekat’, yaitu novelette dan novella. Kebanyakan orang mungkin lebih mengenal novel daripada novelette dan novella. Sebenarnya di toko buku novelette dan novella dapat dengan mudah ditemukan. Namun, orang lebih suka menyebutnya sebagai novel mini. Apa sih perbedaan antara novelette, novella, dan novel? Perbedaan ke tiganya ada pada jumlah kata yang digunakan. Novelette Pada umumnya novelette lebih panjang dari cerita pendek dan lebih pendek dari novella. Karya sastra fiksi ini memiliki jumlah kata sebanyak 7500 – 17000 kata. Jumlah kata yang relatif sedikit ini menjadikan novelette cocok untuk dibaca sekali selesai. Salah satu contoh novelette adalah A Christmas Carol oleh Charles Dickens, The Doll and One Other oleh Algernon Blackwood. Novella Novella memiliki cerita yang lebih panjang dari novelette dan bia...

Review Buku Kosmos: Aneka Ragam Dunia (Sekuel Klasik Carl Sagan) Oleh Ann Druyan

Buku Kosmos: Aneka Ragam Dunia diterbitkan pertama kali tahun 2019 oleh National Geographic Partners, LLC. Kemudian versi Indonesia diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama pada tahun 2020. Buku ini adalah karya Carl Sagan dan Ann Druyan, peneliti yang pernah tergabung dalam proyek pesan antarbintang Voyager NASA pada tahun 1977. Blurb "Inilah kisah-kisah para penanya tanpa takut yang belum pernah disampaikan, yang pencariannya—bahkan kadang dengan biaya setinggi-tingginya—memberi kita gambaran alam semesta yang baru kita mulai kenali. Dalam buku yang memukau ini Druyan membayangkan masa depan penuh inspirasi yang kita masih bisa dapatkan di dunia ini—jika kita sadar pada waktunya untuk menggunakan sains dan teknologi canggih dengan kebijaksanaan. Siap-siap berlayar ke bintang-bintang!" Review Sejujurnya, saya jarang membaca buku non-fiksi, selain buku pelajaran. Namun saya langsung tertarik dengan buku ini setelah membaca blurbnya. Meskipun buku non-fiksi bertema sains, terny...