Skip to main content

Posts

Kamu Cerita yang Tidak Perlu Dipercaya (Review Novel)

Pengarang: Sabda Armandio Penerbit: Moka Media Tahun terbit: 2015 Jumlah halaman: 348 Novel KAMU Cerita yang Tidak Perlu Dipercaya adalah salah satu buku yang saya beli di festival literasi Patjar Merah. Saat melihat-lihat katalog di aplikasi Patjar Merah, saya penasaran dengan buku ini. Lalu cari ulasan di Goodreads dan memang menarik perhatian saya. Sejak itu saya sudah menjadikan buku ini sebagai incaran. Hari ketiga saya pun datang ke Patjar Merah. Setelah memutari tumpukan buku lebih dari dua kali baru menemukan buku ini. Untung belum kehabisan. Kamu Cerita yang Tidak Perlu Dipercaya ©  Novel KAMU menggunakan sudut pandang orang pertama, yang sampai akhir cerita pun saya belum tahu nama ‘Aku’ ini siapa. ‘Aku’ menceritakan masa remajanya bersama seorang teman bernama ‘Kamu’. Mereka berada di peralihan antara remaja dan dewasa awal. Tokoh-tokoh di cerita digambarkan memiliki pemikiran yang kritis, unik, dan bisa dikatakan pemberontak. Saya menyukai perjala...

Keris Café Kota Lama Semarang

Sudah lama saya ingin ke Keris Café, tapi tak kunjung mampir. Baru kemarin saat ada acara Patjar Merah saya sekalian mampir. Keris Café berlokasi di Kota Lama Semarang, tepatnya di Jl. Letjen Suprapto, Tj. Mas, Kec. Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah 50137. Café ini berada di seberang 3D Art Trick Museum dan dekat juga dengan titik berhenti BRT Semarang. Strategis, kan? Interior Keris Café © Ruangan Keris Café bergabung dengan toko batik dan oleh-oleh. Café ini juga menjual berbagai jenis kopi lokal. Cocok untuk wisatawan yang mau ngopi sekalian belanja buah tangan. Saya sangat menyukai interiornya. Ada kesan oldies , tapi juga homey . Meskipun berada di tepi jalan utama, suara bising tidak terdengar dari dalam. Rasanya nyaman duduk lama-lama di café ini. Di Keris Café memang tidak banyak kursi. Dua meja berada di dekat jendela, sedangkan yang lainnya bersebelahan dengan rak oleh-oleh. Ketika saya datang belum ada pengunjung, beberapa lama setelah itu barulah ada pen...

Dua Hari Terakhir di Patjar Merah Semarang 2019

Dua hari menjelang Patjar Merah berakhir, pengunjung festival literasi tersebut tidak surut, malah kian ramai. Bazar buku di lantai satu gedung Soesmans Kantoor selalu dipenuhi pengunjung dari berbagai usia, begitu juga dengan sesi obrolan, lokakarya, dan pertunjukan. Pada Sabtu 07 Desember 2019 saya mengikuti sesi Berbicara Rasa: Berpuisi dan Bercerita untuk Memahami Diri. Sesi tersebut diisi oleh dua penulis wanita, yaitu Amanda Margareth dan Renita Nozaria. Sementara itu, hari Minggu saya mengikuti sesi Dapur Penerbit: Berburu Penulis dan Naskah Terbaik. Sesungguhnya saya ingin mengikuti sesi Literasi Bercerita: Memanjangkan Ingatan Melalui Dongeng, serta sesi Menulis Ekspresif dan Kesehatan Mental. Namun sangat disayangkan, karena lain hal saya tidak bisa mengikuti sesi tersebut. Padahal sudah excited sekali, tapi baru bisa hadir di sore hari. Berbicara Rasa: Berpuisi dan Bercerita untuk Memahami Diri Amanda dan Renita tidak pernah membayangkan akan menjadi penulis, bah...

Patjar Merah Semarang 01 Desember 2019

Patjar Merah adalah festival literasi dan pasar buku keliling nusantara. Sejak Patjar Merah mengadakan kunjungan mereka ke Jogja, saya sangat ingin menghadiri acara tersebut. Akhirnya Semarang menjadi kota ketiga yang dikunjungi Patjar Merah setelah Malang dan Jogja. Patjar Merah Semarang berlangsung dari tanggal 29 November hingga 08 Desember 2019. Di festival ini diadakan banyak acara menarik mengenai dunia buku dan dunia kreatif lainnya. Ada juga bazar buku dengan diskon hingga 80%. Kurang keren apa coba Patjar Merah ini. Patjar Merah Semarang (dokumentasi pribadi, ©) Ada beberapa fakta menarik tentang Patjar Merah di Semarang. Pertama, tanggal 1 Desember 2019 adalah ulang tahun pertama Patjar Merah. Kedua, lokasi diadakan Patjar Merah adalah dua gedung tua di kawasan Kota Lama. Gedung tersebut adalah Soesmans Kantoor dan Monod Diephuis & Co, yang tentunya memiliki nilai sejarah. Selain dua gedung tersebut, lorong instagramable di depan gedung juga digunakan untuk acara ...

Ulasan the Addams Family (2019)

Ulasan ini memang terlalu terlambat, muncul saat filmnya sudah turun dari bioskop berminggu-minggu lalu. Tapi tidak apa-apa, siapa tahu kalian penasaran film macam apa the Addams Family ini. Semestinya the Addams Family animasi ini tayang di bioskop Indonesia lebih awal di bulan Oktober, tapi tidak tahu kenapa mundur jauh. Memang sempat tayang midnight awal Oktober sih di Semarang, tapi cuma sebentar. Entah karena kalah saing dengan film-film lain atau bagaimana. Kenyataannya waktu saya ke salah satu bioskop dekat rumah saya jadwal the Addams Family dibatalkan semua. Jadi saya harus pindah bioskop. Dan, memang sepi juga tapi tidak sampai dibatalkan. Padahal saat itu weekend . Entah bagaimana di kota-kota lain. Saya sempat heran kenapa sedikit peminatnya. Padahal menurut saya film dark comedy ini melegenda. Awalnya the Addams Family ini adalah TV series yang tayang pada tahun 1964 - 1966. Kemudian muncul versi filmnya tahun 1991 dan 1993. Di versi film pemeran Wednesday Addam...

Seberapa Jahanamkah Film Perempuan Tanah Jahanam?

Siapa yang tidak kenal dengan sutradara Joko Anwar yang film-filmnya luar biasa. Setelah Gundala, film terbaru garapan Joko Anwar yang rilis tahun ini adalah Perempuan Tanah Jahanam. Film Perempuan Tanah Jahanam merupakan hasil kerja sama Indonesia dengan pihak Hollywood dan Korea. Film bergenre thriller tersebut rilis serentak di Indonesia tanggal 17 Oktober 2019. Untuk rilis di luar Indonesia belum tahu kapan, tapi Perempuan Tanah Jahanam akan tayang dengan judul Impetigore. Perempuan Tanah Jahanam berkisah tentang Maya (Tara Basro) yang memiliki kehidupan perekonomian yang sulit. Setelah keluar dari pekerjaannya dia membuat usaha bersama temannya, Dini (Marissa Anita), tapi usahanya sepi. Kemudian Maya mendapatkan informasi tentang warisan yang ditinggalkan orang tuanya di kampung. Dia pun dan Dini berinisiatif untuk pergi ke kampung. Di sanalah perjalanan mereka dimulai. Pembukaan film Perempuan Tanah Jahanam sangat menarik dengan dialog-dialog tokohnya yang ceplas-ceplos...

Kelas Menulis Skenario Ernest Prakasa Batch 3 di Semarang

Ketika saya mendapat informasi Ernest Prakasa akan mengadakan kelas menulis skenario di Semarang saya langsung excited . Biasanya kelas-kelas seperti ini kan lebih banyak ada di Jakarta atau kota lainnya. Entah di Semarang kok jarang tahu, apa saya yang kudet atau gimana. Jadi untuk mengikuti kelas Ernest ini bisa gratis kalau mengikuti jalur beasiswa, tapi saat saya tahu infomasi tersebut waktu submit jalur beasiswa sudah kelewat. Saya pun mengikuti jalur reguler. Kapan lagi kan ada kelas seperti ini, saya tidak mau menyia-nyiakan kesempatan ini. Kelas menulis skenario di Semarang diadakan pada 13 Oktober 2019 di ballroom Hotel Grasia, dari pukul 09:00 - 13:00. Saya hadir setengah jam sebelum kelas dimulai. Saat itu masih sepi banget, hanya ada saya lalu peserta lain pun satu persatu datang. Kami masuk ke dalam ruangan dan mengisi daftar kehadiran. Di ujung ruang juga disediakan snack dan minuman. Posisi kursi diatur membentuk huruf U, saya langsung duduk paling depan dong....