Skip to main content

Challenge Myself! Ikut Lomba Nulis HappyGirl

Ini ada apa sih pada ngomongin Happy Girl? Itulah yang terlintas di benak saya waktu berselancar di Twitter atau baca grup Whatsapp. Langsung klik URL yang dibagi sama teman deh. Oh ternyata Storial lagi mengadakan lomba menulis Teenlit yang temanya Happy Girl. (Yang mau tahu info lebih lanjut tentang lomba menulis Storial bisa klik di sini )

Sejujurnya setelah baca aturannya saya mikir keras seharian, cuma untuk menemukan ide yang pas. Disebutkan juga selain tema Happy Girl, novel tersebut juga harus mengandung moral value yang mencerdaskan generasi muda. Jadi tidak melulu cinta cintaan. Novel Teenlit memang ringan, tapi bagi saya ini tantangan besar.

Pertama, novel ini harus diselesaikan selama sebulan. Seingat saya, saya belum pernah nulis novel sampai tamat hanya dalam waktu sebulan. Ditambah lagi saya acak-acak draft di laptop dan tidak ada tema yang nyangkut. Otomatis saya harus nulis dari awal, bikin premis, menentukan opening-closing, landmark, subplot, terus dirangkai jadi outline. Masih memeriksa ada keanehan tidak, kadang kan saya gesrek alurnya suka berantakan, hahaha…

Kedua, tema Happy Girl yang berarti tokoh itu harus ceria, memiliki aura positif, apa lagi ini Teenlit berarti harus remaja banget. Sementara itu, saya kan kalau bikin cerita ada saja gitu sentuhan creepy-nya (Ya kan saya suka misteri dan horor) atau bikin konflik yang lumayan berat (Terus kesasar sendiri). Serba bertolak belakang pokoknya. Selain itu karena saya sudah tidak remaja lagi takutnya jadi kurang luwes dalam menyampaikan cerita.

Namun justru tantangan-tantangan tersebut yang membuat saya ingin terus maju, menantang diri saya keluar dari zona nyaman. Banyak kok yang bisa nulis novel sebulan selesai, kenapa saya tidak? Banyak juga yang bisa nulis novel Teenlit yang tidak hanya ringan tapi juga mengandung pesan moral, kenapa saya tidak?

Jadi saya putuskan untuk ikut kompetisi menulis yang diadakan Storial dan Nulis Buku. Sayang banget kan lomba menulis sekece ini dilewatkan, apa lagi jika menang bisa mendapat kesempatan novel diterbitkan. Ini sih yang saya incar, karya saya bisa diterbitkan.

Mari ramaikan kompetisi menulis ini kalian yang memiliki impian menjadi penulis. Jangan cuma simpan karya di komputer untuk diri kalian sendiri. Sudah banyak platform menulis online sebagai wadah, silakan diupload di sana. Dan, jangan lupa mampir ke cerita saya: Paint Your Heart

Kasih komentar kalian, kalau suka dikasih bintang, syukur-syukur disubscribe. Thank you.

Comments

  1. saya kira Happygirl salah satu grup Vokal asal negara seberang saya tadi lho mbak,

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Review Buku Kosmos: Aneka Ragam Dunia (Sekuel Klasik Carl Sagan) Oleh Ann Druyan

Buku Kosmos: Aneka Ragam Dunia diterbitkan pertama kali tahun 2019 oleh National Geographic Partners, LLC. Kemudian versi Indonesia diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama pada tahun 2020. Buku ini adalah karya Carl Sagan dan Ann Druyan, peneliti yang pernah tergabung dalam proyek pesan antarbintang Voyager NASA pada tahun 1977. Blurb "Inilah kisah-kisah para penanya tanpa takut yang belum pernah disampaikan, yang pencariannya—bahkan kadang dengan biaya setinggi-tingginya—memberi kita gambaran alam semesta yang baru kita mulai kenali. Dalam buku yang memukau ini Druyan membayangkan masa depan penuh inspirasi yang kita masih bisa dapatkan di dunia ini—jika kita sadar pada waktunya untuk menggunakan sains dan teknologi canggih dengan kebijaksanaan. Siap-siap berlayar ke bintang-bintang!" Review Sejujurnya, saya jarang membaca buku non-fiksi, selain buku pelajaran. Namun saya langsung tertarik dengan buku ini setelah membaca blurbnya. Meskipun buku non-fiksi bertema sains, terny...

Review Novel 24 Jam Bersama Gaspar

Penulis : Sabda Armandio Penerbit : Buku Mojok Halaman : 228 Tahun terbit : 2017 Blurb   Tiga lelaki. Tiga perempuan. Dan satu motor berencana merampok toko emas. Semua karena sebuah kotak hitam. “Ringan dan menyenangkan. Ia menghadirkan individu-individu yang sepintas tampak sepele namun sesungguhnya kaya dan mengayakan; mengandung kesadaran sekaligus kritik atas konvensi cerita detektif. Dialog tokoh-tokohnya tampak berbobot, mengena, dengan alusi yang mengarah ke semesta dunia.” (Dewan Juri Sayembara Novel, Dewan Kesenian Jakarta 2016)  Novel 24 Jam Bersama Gaspar © Setelah sekian lama memasukkan 24 Jam Bersama Gaspar dalam wishlist , akhirnya buku ini berada di tangan saya dan selesai saya baca bulan Maret lalu. Mengingat saya menyukai Kamu (Cerita yang Tidak Perlu Dipercaya), makanya saya memburu karya lain Sabda Armandio. Novel 24 Jam Bersama Gaspar mengisahkan tentang perjalanan Gaspar dan teman-temannya dalam merencanakan sebuah peramp...

Review Novel The Dry (Jane Harper)

Setelah sekian lama tidak menulis di Blog, hari ini saat memeriksa catatan di ponsel, saya menemukan beberapa review singkat yang saya tulis tahun 2022, tapi hanya tersimpan begitu saja. Akhirnya, saya memutuskan untuk menayangkannya di Blog. Silakan simak review singkat novel The Dry, barangkali jika Anda belum membacanya, review ini bisa berguna. Novel The Dry ditulis oleh Jane Harper dan diterbitkan pertama kali tahun 2016 oleh Pan Macmillan Australia Pty Ltd. Kemudian di Indonesia diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama. Buku setebal 440 halaman ini berlatar di kota tandus bernama Kiewarra. Kemarau berkepanjangan & kematian satu keluarga, lebih dari cukup untuk membuat orang-orang ingin menjauh dari Kiewarra. Namun Aaron Falk harus kembali ke kampung halamannya itu untuk menghadiri pemakaman sahabatnya, Luke Hadler. Selain menghadiri pemakaman, Aaron juga menyelidiki motif di balik pembantaian keji itu. Namun ia justru dipaksa mengingat masa lalu menyakitkan dan alasannya harus...