Skip to main content

The Umbrella Academy Episode 02, 03, dan 04

Saya makin cinta dengan TV series The Umbrella Academy, semakin seru dan penuh tanda tanya. Terus jadi pengin komiknya juga. Lihat-lihat di Amazon sudah out of stock. Lihat di web lokal, mahal gila, wajar sih kalau saya baca sebuah artikel disebutkan kalau komik The Umbrella Academy vol. 01 sudah tidak cetak ulang lagi. Bahkan di ebay katanya harga komik tersebut juga melonjak. Semoga saja cetak ulang karena banyak peminatnya.

Langsung saja saya akan membahas The Umbrella Academy episode 02, 03, 04.

Spoiler alert ⚠

Episode 02 Run Boy Run

Episode ini diawali dengan Mom yang memanggil anak-anak Hargreeves untuk makan. Saat itulah Five mengutarakan keinginannya pada ayahnya untuk menjelajah waktu. Tentu saja ayahnya tidak mengizinkan, tapi dasarnya Five ingin tahu maka dia tetap pergi dan tidak kembali (lebih tepatnya tidak bisa kembali).

Di episode 02 ini juga duo penjahat, Cha Cha dan Hazel muncul. Mereka memiliki misi untuk menangkap Five. Sampai di sini masih belum diketahui, kenapa dia memburu Five, sama halnya dengan orang-orang yang ada di kedai donat. Kemungkinan mereka kelompok yang sama.

Setelah Five bercerita pada Vanya dia pergi, karena merasa Vanya tidak memahaminya. Dia pergi untuk mencari tahu pemilik bola mata palsu yang dia temukan di akhir zaman. Sayangnya petugas di Laboratorium tempat pembuatan mata itu tidak mau memberitahu nama orang yang memesan bola mata palsu itu.

Di sini kelihatan banget kalau Five merasa putus asa. Dia melakukan semuanya sendiri karena merasa saudara-saudaranya tidak akan memahaminya. Bahkan partner saat menjelajah waktu yang dia ceritakan pada Vanya ternyata sebuah boneka. Sad.

Episode 03 Extra Ordinary

Allison diajak Pogo ke ruangan rekaman Sir Hargreeves berada. Dia menemukan rekaman mencurigakan saat dia menonton video masa kecilnya bersama saudara-saudaranya. Di video tersebut menunjukkan bahwa Mom adalah orang (eh bukan orang) terakhir yang bersama ayahnya. Curiga bahwa ibunya yang membunuh ayahnya, maka Allison dan Luther mengadakan pertemuan keluarga.

Tentu saja di pertemuan itu Diego membela Mom. Dia juga akhirnya mengakui bahwa monocle ayahnya ada sama dia dan sudah dia buang, karena dia takut Luther akan kehilangan akal dan menuduh Mom.

Sampai di situ banyak kejanggalan menurut saya. Aneh saja tiba-tiba Allison menemukan video ayahnya, kayak sengaja sudah diletakkan di situ. Terus meskipun Diego sudah mengaku, saya masih curiga sama dia. Dia melakukan banyak hal mencurigakan menurut saya. Contohnya saat Cha Cha dan Hazel menyerang rumah mereka, kabel di tangan Mom diputus tapi semua tahunya penjahat itu yang bunuh Mom. Padahal sih Diego sendiri yang memutus kabel di tangan ibunya. Pogo juga sedikit mencurigakan. Dan kenalan Vanya bernama Leonard juga mencurigakan. Kayak dia tiba-tiba saja datang ke kehidupan Vanya, jadi murid lesnya Vanya. Aneh.

Episode 04 Man on the Moon

Setelah melawan Cha Cha dan Hazel, hal yang Luther rahasiakan selama ini terkuak. Dia memiliki tubuh mengerikan seperti monster, karena serum yang disuntikkan oleh ayahnya. Sebenarnya serum itu yang menyelamatkan nyawa Luther saat dia nyaris mati, walaupun tadinya dia shock tapi dia berusaha menerimanya. Di sini kelihatan banget Diego menjelek-jelekkan ayahnya habis dia tahu Luther diubah jadi monster.

Klaus yang selalu tidak pay attention pun harus jadi korban, diculik oleh Cha Cha dan Hazel. Sayangnya tidak ada yang sadar dia hilang. Dia disiksa habis-habisan dan yang selalu ada untuknya cuma Ben. (Ok kayaknya karakter favorit saya tambah lagi selain Five, Ben.)

Ben memberi saran pada Klaus untuk menggunakan kemampuannya berbicara dengan hantu para korban Cha Cha dan Hazel. Klaus mulai ngoceh dan duo penjahat itu kebingungan. Pada akhirnya Klaus berhasil kabur karena bantuan seorang polisi, teman Diego. Sayangnya dia malah mati. Di akhir episode akhirnya saya tahu fungsi koper kuno yang harus selalu dibawa Hazel. Koper itu dibawa Klaus saat dia kabur lewat lubang udara (Hazel sih nyembunyiinnya di situ). Well, Klaus memang bakat bikin orang kesel.

Itu sekilas tentang The Umbrella Academy episode 02, 03, dan 04. Semakin seru kan?

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Review Novel 24 Jam Bersama Gaspar

Penulis : Sabda Armandio Penerbit : Buku Mojok Halaman : 228 Tahun terbit : 2017 Blurb   Tiga lelaki. Tiga perempuan. Dan satu motor berencana merampok toko emas. Semua karena sebuah kotak hitam. “Ringan dan menyenangkan. Ia menghadirkan individu-individu yang sepintas tampak sepele namun sesungguhnya kaya dan mengayakan; mengandung kesadaran sekaligus kritik atas konvensi cerita detektif. Dialog tokoh-tokohnya tampak berbobot, mengena, dengan alusi yang mengarah ke semesta dunia.” (Dewan Juri Sayembara Novel, Dewan Kesenian Jakarta 2016)  Novel 24 Jam Bersama Gaspar © Setelah sekian lama memasukkan 24 Jam Bersama Gaspar dalam wishlist , akhirnya buku ini berada di tangan saya dan selesai saya baca bulan Maret lalu. Mengingat saya menyukai Kamu (Cerita yang Tidak Perlu Dipercaya), makanya saya memburu karya lain Sabda Armandio. Novel 24 Jam Bersama Gaspar mengisahkan tentang perjalanan Gaspar dan teman-temannya dalam merencanakan sebuah peramp...

Novellete, Novela, dan Novel

NOVELETTE, NOVELLA, DAN NOVEL Membicarakan mengenai karya sastra, novel merupakan salah satu yang menjadi favorit. Novel sendiri sebenarnya memiliki ‘saudara dekat’, yaitu novelette dan novella. Kebanyakan orang mungkin lebih mengenal novel daripada novelette dan novella. Sebenarnya di toko buku novelette dan novella dapat dengan mudah ditemukan. Namun, orang lebih suka menyebutnya sebagai novel mini. Apa sih perbedaan antara novelette, novella, dan novel? Perbedaan ke tiganya ada pada jumlah kata yang digunakan. Novelette Pada umumnya novelette lebih panjang dari cerita pendek dan lebih pendek dari novella. Karya sastra fiksi ini memiliki jumlah kata sebanyak 7500 – 17000 kata. Jumlah kata yang relatif sedikit ini menjadikan novelette cocok untuk dibaca sekali selesai. Salah satu contoh novelette adalah A Christmas Carol oleh Charles Dickens, The Doll and One Other oleh Algernon Blackwood. Novella Novella memiliki cerita yang lebih panjang dari novelette dan bia...

Review Buku Kosmos: Aneka Ragam Dunia (Sekuel Klasik Carl Sagan) Oleh Ann Druyan

Buku Kosmos: Aneka Ragam Dunia diterbitkan pertama kali tahun 2019 oleh National Geographic Partners, LLC. Kemudian versi Indonesia diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama pada tahun 2020. Buku ini adalah karya Carl Sagan dan Ann Druyan, peneliti yang pernah tergabung dalam proyek pesan antarbintang Voyager NASA pada tahun 1977. Blurb "Inilah kisah-kisah para penanya tanpa takut yang belum pernah disampaikan, yang pencariannya—bahkan kadang dengan biaya setinggi-tingginya—memberi kita gambaran alam semesta yang baru kita mulai kenali. Dalam buku yang memukau ini Druyan membayangkan masa depan penuh inspirasi yang kita masih bisa dapatkan di dunia ini—jika kita sadar pada waktunya untuk menggunakan sains dan teknologi canggih dengan kebijaksanaan. Siap-siap berlayar ke bintang-bintang!" Review Sejujurnya, saya jarang membaca buku non-fiksi, selain buku pelajaran. Namun saya langsung tertarik dengan buku ini setelah membaca blurbnya. Meskipun buku non-fiksi bertema sains, terny...