Skip to main content

Cara Menulis Premis Cerita Fiksi

Sebelum mengikuti kelas skenario, saya tidak pernah menulis premis untuk setiap naskah cerita yang salah tulis. Semua cuma berangkat dari ide kasar. Bahkan tidak pernah memetakan dan bikin outline cerita. Tapi, buat saya yang suka ngada-ngada kalau bikin cerita, premis dan outline itu jadi penting, karena bisa digunakan sebagai patokan sekaligus pagar. Selain itu, belakangan ini banyak lomba menulis novel yang mengharuskan mencantumkan premis.

Menurut KBBI premis adalah apa yang dianggap benar sebagai landasan kesimpulan; dasar pemikiran; alasan, asumsi, dan bisa disebut sebagai kalimat atau proposisi yang dijadikan dasar penarikan kesimpulan di dalam logika. Kalau sederhananya menurut saya, premis itu bentuk singkat yang memuat garis besar dari cerita yang kita tulis (lebih singkat dari sinopsis).

Menulis premis ini susah menurut saya, karena kita harus bisa menulis satu kalimat yang menggambarkan keseluruhan cerita. Tapi kalimat itu harus menarik dan mampu membuat editor tertarik dengan cerita yang kita tulis.

Sebenarnya ada banyak versi cara menulis premis. Tapi saya akan membagikan cara menulis yang biasa saya lakukan dan cara ini saya dapatkan dari kelas-kelas menulis yang pernah saya ikuti. Pada dasarnya, premis berisi tokoh yang memiliki tujuan, tapi terhalang oleh sesuatu, lalu tokoh melakukan tindakan agar menemukan penyelesaian masalah.

Contoh:
  1. Nia (tokoh) sangat ingin memenangkan kompetisi menyanyi (tujuan), tapi rivalnya berbuat curang dan memfitnah Nia (halangan), lalu Nia berusaha mengungkapkan kebenaran (tindakan) agar dia bisa kembali berkompetisi dan menang (penyelesaian).
  2. Sekelompok hewan ternak (tokoh) sangat menginginkan kesetaraan dan kebebasan (tujuan), tapi pemilik peternakan amat berkuasa dan jahat (halangan), lalu mereka berusaha mengusir pemilik peternakan (tindakan), agar mereka bisa mendapat kehidupan yang setara dan bebas (penyelesaian).

Perlu diingat, tujuan tokoh mesti jelas dan jangan terlalu general. Dulu saya pernah menulis tujuan yang terlalu abstrak, misalnya: "ingin hidup bahagia", "ingin kehidupannya lebih baik", "ingin memperbaiki nasib". Lalu, halangan tokoh bisa bermacam-macam, tidak cuma dalam bentuk tokoh antagonis, tapi bisa suatu keadaan yang menghalangi. Dan, resolusi atau penyelesaian itu tidak sama dengan tokoh berhasil mencapai tujuan. Misalnya, resolusi tokoh di contoh premis 1 adalah bisa kembali berkompetisi dan menang. Nah, bisa saja nanti di cerita dituliskan ternyata Nia bisa berkompetisi kembali, tapi dia tetap tidak menang.

Kurang lebih begitu cara menulis premis. Yang terpenting setelah mengetahui teorinya adalah rajin berlatih menulis premis. Bisa juga coba membuat premis dari novel yang sudah terbit.

Comments

Popular posts from this blog

Review Novel 24 Jam Bersama Gaspar

Penulis : Sabda Armandio Penerbit : Buku Mojok Halaman : 228 Tahun terbit : 2017 Blurb   Tiga lelaki. Tiga perempuan. Dan satu motor berencana merampok toko emas. Semua karena sebuah kotak hitam. “Ringan dan menyenangkan. Ia menghadirkan individu-individu yang sepintas tampak sepele namun sesungguhnya kaya dan mengayakan; mengandung kesadaran sekaligus kritik atas konvensi cerita detektif. Dialog tokoh-tokohnya tampak berbobot, mengena, dengan alusi yang mengarah ke semesta dunia.” (Dewan Juri Sayembara Novel, Dewan Kesenian Jakarta 2016)  Novel 24 Jam Bersama Gaspar © Setelah sekian lama memasukkan 24 Jam Bersama Gaspar dalam wishlist , akhirnya buku ini berada di tangan saya dan selesai saya baca bulan Maret lalu. Mengingat saya menyukai Kamu (Cerita yang Tidak Perlu Dipercaya), makanya saya memburu karya lain Sabda Armandio. Novel 24 Jam Bersama Gaspar mengisahkan tentang perjalanan Gaspar dan teman-temannya dalam merencanakan sebuah peramp...

Novellete, Novela, dan Novel

NOVELETTE, NOVELLA, DAN NOVEL Membicarakan mengenai karya sastra, novel merupakan salah satu yang menjadi favorit. Novel sendiri sebenarnya memiliki ‘saudara dekat’, yaitu novelette dan novella. Kebanyakan orang mungkin lebih mengenal novel daripada novelette dan novella. Sebenarnya di toko buku novelette dan novella dapat dengan mudah ditemukan. Namun, orang lebih suka menyebutnya sebagai novel mini. Apa sih perbedaan antara novelette, novella, dan novel? Perbedaan ke tiganya ada pada jumlah kata yang digunakan. Novelette Pada umumnya novelette lebih panjang dari cerita pendek dan lebih pendek dari novella. Karya sastra fiksi ini memiliki jumlah kata sebanyak 7500 – 17000 kata. Jumlah kata yang relatif sedikit ini menjadikan novelette cocok untuk dibaca sekali selesai. Salah satu contoh novelette adalah A Christmas Carol oleh Charles Dickens, The Doll and One Other oleh Algernon Blackwood. Novella Novella memiliki cerita yang lebih panjang dari novelette dan bia...

Review Buku Kosmos: Aneka Ragam Dunia (Sekuel Klasik Carl Sagan) Oleh Ann Druyan

Buku Kosmos: Aneka Ragam Dunia diterbitkan pertama kali tahun 2019 oleh National Geographic Partners, LLC. Kemudian versi Indonesia diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama pada tahun 2020. Buku ini adalah karya Carl Sagan dan Ann Druyan, peneliti yang pernah tergabung dalam proyek pesan antarbintang Voyager NASA pada tahun 1977. Blurb "Inilah kisah-kisah para penanya tanpa takut yang belum pernah disampaikan, yang pencariannya—bahkan kadang dengan biaya setinggi-tingginya—memberi kita gambaran alam semesta yang baru kita mulai kenali. Dalam buku yang memukau ini Druyan membayangkan masa depan penuh inspirasi yang kita masih bisa dapatkan di dunia ini—jika kita sadar pada waktunya untuk menggunakan sains dan teknologi canggih dengan kebijaksanaan. Siap-siap berlayar ke bintang-bintang!" Review Sejujurnya, saya jarang membaca buku non-fiksi, selain buku pelajaran. Namun saya langsung tertarik dengan buku ini setelah membaca blurbnya. Meskipun buku non-fiksi bertema sains, terny...